Memberarea.id – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menilai persoalan sampah di kota tersebut semakin rumit. Selain kapasitas Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang mulai kewalahan, muncul tantangan baru terkait jenis sampah yang membutuhkan penanganan khusus.
Ia menekankan perlunya strategi yang lebih fleksibel dan inovatif dalam mengelola sampah, terutama yang tidak bisa ditangani dengan metode konvensional.
Fokus pada Penanganan Sampah Berat
Jenis Sampah Butuh Perlakuan Khusus
Sampah yang dimaksud bukan hanya soal berat secara fisik, tetapi juga jenisnya yang sulit diolah, seperti kasur, sofa, lemari, dan berbagai perabot rumah tangga berukuran besar.
Jenis limbah ini memerlukan metode penanganan berbeda dibanding sampah rumah tangga biasa.
Usulan Skema Retribusi Khusus
Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD mengusulkan adanya skema biaya khusus bagi masyarakat yang ingin membuang sampah jenis tertentu. Langkah ini dinilai dapat memberikan solusi praktis sekaligus mencegah pembuangan liar.
Dengan adanya sistem tersebut, warga diharapkan memiliki opsi yang jelas dan tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Pengawasan Limbah Usaha Perlu Diperketat
Peran Satpol PP Ditekankan
Selain sampah rumah tangga, DPRD juga menyoroti limbah yang berasal dari sektor usaha. Pengawasan terhadap pengelolaan limbah dinilai perlu diperkuat, terutama oleh aparat penegak peraturan daerah.
Pendekatan Humanis dan Edukatif
Meski pengawasan diperketat, pendekatan yang dilakukan tetap harus mengedepankan sisi edukasi dan humanis. Sosialisasi yang intens dianggap penting untuk mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.
Dorongan Peremajaan Armada Pengangkut Sampah
Kendaraan Tua Perlu Diganti
DPRD juga menilai armada pengangkut sampah saat ini membutuhkan pembaruan. Sejumlah kendaraan yang telah beroperasi lebih dari 15 tahun dinilai tidak lagi optimal dan berpotensi mengganggu kebersihan kota.
Beralih ke Kendaraan Ramah Lingkungan
Peremajaan armada tidak hanya soal usia kendaraan, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek lingkungan. Penggunaan kendaraan berbasis energi non-fosil menjadi salah satu solusi yang didorong.
Peluang Kolaborasi dengan Pihak Ketiga
Solusi Armada Modern
DPRD membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta yang memiliki armada pengangkut sampah berbasis energi ramah lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat modernisasi sistem pengelolaan sampah.
Menuju Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Sebagai kota yang telah dikenal dalam inovasi pengelolaan sampah menjadi energi, Surabaya diharapkan terus mengembangkan sistem yang adaptif dan berkelanjutan.
Upaya pengelolaan dari hulu ke hilir, termasuk pemilahan sampah di tingkat lingkungan warga, menjadi kunci dalam menciptakan kota yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
