BeritaInternasional

Pesawat Militer Rusia An-26 Jatuh di Krimea, 29 Penumpang dan Awak Tewas

71
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Memberarea.id – Sebuah pesawat angkut militer Rusia jenis Antonov An-26 dilaporkan mengalami kecelakaan di wilayah Semenanjung Krimea. Insiden tersebut mengakibatkan seluruh orang di dalam pesawat tewas.

Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, komunikasi dengan pesawat terputus sekitar pukul 18.00 waktu setempat saat menjalankan penerbangan rutin di kawasan tersebut.

Krimea sendiri merupakan wilayah strategis di sekitar Laut Hitam yang dianeksasi oleh Rusia dari Ukraina pada tahun 2014.

Tim Pencarian Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat

Tim pencarian segera dikerahkan setelah pesawat dinyatakan hilang kontak. Lokasi jatuhnya pesawat akhirnya ditemukan di area perbukitan.

Berdasarkan laporan resmi, terdapat enam awak dan 23 penumpang di dalam pesawat, sehingga total korban mencapai 29 orang. Tidak ada laporan mengenai korban selamat dari insiden tersebut.

Dugaan Awal karena Kerusakan Teknis

Pihak berwenang menyatakan bahwa indikasi awal menunjukkan kecelakaan disebabkan oleh masalah teknis pada pesawat. Tidak ditemukan tanda-tanda adanya benturan dengan objek lain seperti rudal, drone, maupun burung.

Saat ini, investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh tim militer untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

An-26: Pesawat Lama dengan Riwayat Kecelakaan

Pesawat Antonov An-26 merupakan pesawat angkut ringan yang telah digunakan sejak akhir 1960-an. Selain keperluan militer, pesawat ini juga kerap dimanfaatkan untuk pengangkutan logistik dan penumpang dalam jarak pendek hingga menengah.

Beberapa Insiden Serupa di Berbagai Negara

Dalam beberapa tahun terakhir, pesawat jenis ini tercatat mengalami sejumlah kecelakaan di berbagai wilayah. Di antaranya insiden di Ukraina pada 2020 yang menewaskan hampir seluruh penumpang, serta kecelakaan lain di tahun 2022.

Selain itu, kecelakaan juga pernah terjadi di Sudan Selatan dan Pantai Gading pada 2020 dan 2017 yang menimbulkan korban jiwa.

Rangkaian insiden tersebut membuat pesawat An-26 kerap menjadi sorotan terkait faktor keselamatan, terutama karena usia operasionalnya yang sudah cukup lama.

Exit mobile version