BeritaKriminal

Taman Kota Cawang Ditutup Permanen Usai Dugaan Praktik Prostitusi, Camat Makasar Beri Penjelasan

149
Sumber foto : Liputan6.com
Sumber foto : Liputan6.com

Memberarea.id – Pemerintah Kota Jakarta Timur mengambil langkah tegas dengan menutup permanen dua akses masuk ke Taman Kota Cawang yang berada di wilayah Kebon Pala, Kecamatan Makasar. Kebijakan ini dilakukan setelah muncul laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan taman sebagai lokasi aktivitas prostitusi pada malam hari.

Camat Makasar, Dimas Prayudi, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan melalui pengecoran di dua titik akses yang selama ini dinilai rawan.

Penutupan Akses Dilakukan Bersama Lintas Instansi

Menurut Dimas, langkah tersebut dikerjakan bersama Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, aparat kelurahan, serta unsur tiga pilar seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala.

Dua Titik Akses Ditutup Permanen

Dua jalur masuk yang sebelumnya dapat diakses secara bebas kini telah ditutup permanen menggunakan beton. Upaya ini bertujuan membatasi keluar-masuk orang pada jam-jam tertentu, terutama malam hingga dini hari.

Pihak kecamatan menyebutkan bahwa tindakan ini merupakan langkah pencegahan guna menekan potensi gangguan ketertiban umum dan praktik-praktik yang menyimpang dari fungsi ruang terbuka hijau.

Celah Pagar di Area Tol Ikut Ditertibkan

Selain menutup akses utama, petugas gabungan juga menemukan adanya celah pada pagar taman yang berbatasan langsung dengan area jalan tol. Celah tersebut kerap dimanfaatkan sejumlah orang untuk masuk tanpa melalui pintu resmi.

Pengelasan Dilakukan untuk Cegah Akses Ilegal

Sebagai tindak lanjut, bagian pagar yang berlubang langsung diperbaiki dan dilas agar tidak lagi digunakan sebagai jalur tidak resmi. Pemerintah berharap dengan pengetatan akses ini, aktivitas mencurigakan dapat ditekan.

Dimas menegaskan bahwa taman seharusnya dimanfaatkan sebagai ruang publik yang sehat dan aman bagi warga, bukan untuk kegiatan yang melanggar norma maupun hukum.

Viral di Media Sosial, Warga Soroti Aktivitas Dini Hari

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di Instagram memperlihatkan sekelompok remaja pria memasuki area taman melalui sisi pagar pada waktu dini hari. Unggahan tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet.

Dalam video itu, perekam menyebutkan bahwa kelompok tersebut kerap berkumpul lewat tengah malam hingga sekitar pukul 02.00 WIB, sehingga menimbulkan kecurigaan warga sekitar.

Pemerintah Ajak Warga Jaga Fungsi Taman

Pemerintah Kecamatan Makasar mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga fasilitas umum agar tetap sesuai peruntukannya. Jika ditemukan aktivitas yang mencurigakan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat setempat.

Langkah preventif ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi Taman Kota Cawang sebagai ruang terbuka hijau yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat Jakarta Timur.

Exit mobile version