Memberarea.id – Pemerintah Kota Jakarta Pusat menemukan adanya aktivitas warga yang menangkap ikan sapu-sapu di sekitar aliran Kali Pasar Baru. Temuan ini muncul setelah dilakukan pemantauan oleh pihak kelurahan setempat atas arahan Wali Kota, Arifin.
Dalam peninjauan tersebut, petugas juga mendapati sisa limbah berupa kulit dan bagian tubuh ikan yang dibuang langsung ke sungai.
Ikan Dijual ke Penampung
Harga Sekitar Rp 15 Ribu per Kilogram
Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa ikan hasil tangkapan tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga diperjualbelikan. Warga yang ditemui mengaku menjual daging ikan sapu-sapu kepada penampung dengan harga sekitar Rp 15.000 per kilogram.
Jumlah tangkapan yang diperoleh tidak menentu, bergantung pada kondisi sungai. Dalam satu waktu, hasilnya bisa mencapai puluhan kilogram.
Proses Pembersihan Dilakukan di Pinggir Kali
Beberapa warga terlihat langsung membersihkan ikan di tepi sungai dengan cara membelah dan mengeluarkan isi perutnya. Aktivitas tersebut dilakukan secara terbuka bersama beberapa orang lainnya.
Para pelaku mengaku hanya bertugas menangkap dan membersihkan ikan, tanpa mengetahui lebih lanjut tujuan akhir penjualan.
Aktivitas Dilakukan Secara Rutin
Lokasi Berpindah Mengikuti Kondisi Air
Warga menyebut kegiatan ini bukan hal baru dan kerap dilakukan. Lokasi penangkapan biasanya berpindah-pindah mengikuti kondisi debit air sungai, terutama saat air surut atau di lokasi tertentu yang dianggap mudah mendapatkan ikan.
Dampak Lingkungan Jadi Sorotan
Limbah Picu Pencemaran dan Bau
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyoroti dampak dari pembuangan limbah ikan ke sungai. Menurutnya, hal tersebut berpotensi mencemari lingkungan serta menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu masyarakat sekitar.
Imbauan Jaga Kebersihan Sungai
Pemerintah setempat mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke aliran sungai dalam bentuk apa pun. Kesadaran bersama dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Upaya ini diharapkan dapat mengurangi pencemaran serta menciptakan kondisi sungai yang lebih bersih dan layak.
