Memberarea.id – Aparat Polrestabes Medan mengungkap pola baru praktik perjudian di Kota Medan. Dalam 100 hari terakhir, polisi membongkar puluhan perkara judi dengan berbagai pola, mulai dari judi online hingga mesin darat dan togel. Temuan terbaru menunjukkan bandar kini menyiapkan device khusus di tempat tersembunyi untuk menghindari pelacakan.
Puluhan Kasus Terbongkar dalam 100 Hari
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak memaparkan bahwa jajarannya menangani 33 kasus perjudian dan menetapkan 62 tersangka dari berbagai wilayah di Medan. Dari pemetaan kepolisian, praktik judi terbagi dalam tiga kategori utama: judi online, judi mesin darat, dan togel.
Judi Online: Pemain Tak Lagi Pakai Ponsel Pribadi
Dalam 18 perkara judi online dengan 22 tersangka, polisi menemukan perubahan signifikan. Pemain tidak lagi mengakses aplikasi dari ponsel masing-masing. Sebagai gantinya, bandar menyiapkan perangkat khusus yang hanya bisa digunakan di lokasi tertentu, sehingga jejak digital pemain lebih sulit ditelusuri.
Judi Mesin Darat Masih Dominan
85 Mesin Disita
Sektor judi mesin darat menjadi yang paling menonjol. Polisi menyita 85 unit mesin, termasuk tembak ikan, dingdong, hingga mesin jackpot. Operasi penindakan ini menyasar berbagai titik yang selama ini kerap berpindah lokasi.
Zona Merah: Jermal Jadi Fokus Penindakan
Judi dan Narkoba Saling Terkait
Kawasan Jermal menjadi fokus utama penertiban karena dikenal sebagai zona merah perjudian dan narkotika. Kapolrestabes menegaskan, berdasarkan temuan di lapangan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), praktik judi kerap berjalan beriringan dengan peredaran narkoba—dua aktivitas ilegal yang sulit dipisahkan.
Data Wilayah dan Barang Bukti
Kecamatan dengan Pengungkapan Tertinggi
Selain judi online dan mesin darat, polisi juga mengungkap 6 kasus togel dengan 9 tersangka. Tiga wilayah dengan pengungkapan terbanyak adalah:
-
Kecamatan Percut Sei Tuan
-
Kecamatan Pancur Batu
-
Kecamatan Medan Barat
Barang bukti yang diamankan meliputi 404 koin jackpot, buku rekap transaksi, kalkulator, serta puluhan telepon genggam.
Komitmen Berkelanjutan Aparat
Kapolrestabes Medan mengapresiasi peran serta warga—khususnya di Jermal—yang mendukung penertiban demi lingkungan yang lebih aman. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk tidak mengendurkan pengawasan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta melindungi generasi muda










