BeritaHukumNasional

Didampingi Hotman Paris, Santriwati Korban Pelecehan di Pati Minta Pelaku Dihukum Berat

67
×

Didampingi Hotman Paris, Santriwati Korban Pelecehan di Pati Minta Pelaku Dihukum Berat

Sebarkan artikel ini
Sumber foto : Liputan6.com
Sumber foto : Liputan6.com
Example 468x60

Memberarea.id – Seorang mantan santriwati dari sebuah pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Pati, akhirnya muncul ke publik dan menyampaikan kesaksiannya terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pengasuh ponpes berinisial AS atau Ashari.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/5/2026), korban hadir mengenakan masker dan kacamata hitam didampingi pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea.

Example 300x600

Korban mengaku baru memiliki keberanian melapor setelah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren tersebut.

Korban Minta Polisi Hukum Pelaku Seberat-Beratnya

Mengaku Banyak Santriwati Menjadi Korban

Di hadapan awak media, korban berharap aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal kepada tersangka. Ia juga meminta proses hukum berjalan tanpa intervensi pihak mana pun.

Menurut pengakuannya, bukan hanya dirinya yang mengalami dugaan kekerasan seksual, tetapi juga banyak santriwati lain di lingkungan pondok pesantren.

Hotman Paris Siap Kawal Kasus Sampai Tuntas

Hotman Paris menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus tersebut hingga proses hukum selesai. Ia menyebut kasus kekerasan seksual terhadap santriwati tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Pengacara kondang itu juga menyatakan akan terus menyuarakan kasus ini agar mendapat perhatian luas dari masyarakat dan aparat penegak hukum.

Tersangka Ditangkap Setelah Sempat Kabur

Sembunyi di Luar Jawa Tengah

Ashari yang telah ditetapkan sebagai tersangka sempat melarikan diri setelah kasusnya mencuat. Berdasarkan informasi keluarga, ia diketahui pergi hingga ke wilayah Bogor sebelum akhirnya berhasil ditemukan.

Pelariannya berakhir setelah polisi menangkapnya di sebuah petilasan di kawasan Wonogiri.

Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Terjadi Berulang Kali

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengungkapkan hasil penyelidikan sementara menunjukkan tersangka diduga melakukan tindak pencabulan berulang kali terhadap salah satu korban sejak tahun 2020 hingga 2024.

Perbuatan tersebut disebut terjadi di sejumlah lokasi berbeda yang masih berada di lingkungan pondok pesantren.

Modus Pelaku Diduga Gunakan Doktrin Keagamaan

Korban Disebut Harus Patuh pada Guru

Polisi menyebut tersangka menggunakan doktrin menyesatkan untuk memengaruhi korban. Pelaku diduga meyakinkan para santriwati bahwa murid wajib mengikuti semua perkataan guru agar memperoleh ilmu yang berkah.

Modus tersebut diduga dimanfaatkan untuk memuluskan aksi kekerasan seksual terhadap korban.

Korban Diduga Diancam Dikeluarkan dari Ponpes

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkapkan tersangka juga disebut menggunakan ancaman agar korban menuruti keinginannya.

Korban diduga diintimidasi akan dikeluarkan dari pondok pesantren apabila menolak permintaan pelaku. Tekanan psikologis itu membuat sejumlah korban akhirnya tidak berani melawan.

Kasus Terungkap Setelah Korban Lulus dari Ponpes

Dinsos Pati Beri Pendampingan Korban

Kasus ini mulai terungkap setelah salah satu korban melapor ke Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Pati pada September 2024.

Kepala Dinsos P3AKB Pati Aviani Tritanti Venusia mengatakan pihaknya langsung memberikan pendampingan setelah menerima laporan tersebut.

Korban Mengalami Trauma Psikologis

Menurut Aviani, korban mengalami tekanan mental akibat menyimpan pengalaman pahit tersebut selama bertahun-tahun.

Sebagian korban disebut baru berani berbicara setelah tidak lagi berada di lingkungan pondok pesantren.

Dugaan Korban Mencapai Puluhan Orang

Kuasa hukum korban menduga jumlah santriwati yang menjadi korban bisa mencapai puluhan orang. Dugaan tindakan asusila itu disebut berlangsung dalam waktu lama dan dilakukan di beberapa ruangan pondok pesantren.

Kasus ini kini terus menjadi perhatian publik dan proses hukumnya masih berjalan di bawah penanganan kepolisian.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


myslot188
SlotPoker188
slot depo 10k
SlotPoker188
Myslot188
ovobet188
Myslot188
https://seents.co.uk/about/
https://sttkb.ac.id/motivasi-pelayanan/
https://www.benesserenow.it/benessere/
https://webet188group.fit/
https://www.pmbstkippgripapua.ac.id/
webet188tiga
webet188dua
sbobiru
agenbola855
inibet188
https://stmikglobal.ac.id/
https://batikfilosofia.com/
bolaonline188
https://ulfbiotech.com/
Slot 10k
Begal Bandot
Mybet188
Comfortbet
https://stiewilwatikta.ac.id/
https://akjms.ac.id/
https://akpar-patria.ac.id/
https://susu.co.id/
https://ateka.ac.id/
https://stiednj.ac.id/
https://akbidwkm.ac.id/
https://aas.ac.id/
https://stakpais.ac.id/
https://stienusa.ac.id/
https://bahananews.id/
https://tnews.id/
https://sttmitra.ac.id/
https://smaaljihad-jakut.sch.id/
https://akbid-palapa.ac.id/
https://aceadvent.id/
https://binkas.id/
https://staipaduka.ac.id/
https://cikonde-desa.id/
https://gamblegrid.id/
https://toyotacibinong.id/
https://giztech.id/
https://memberarea.id/
https://nextgenindonesia.id/
https://spectrom.co.id/
https://lapangan.co.id/
https://bungabunga.co.id/
https://institutabdullahsaid.ac.id/
https://uogp.ac.id/
https://penabulusamudrawiyata.ac.id/
https://appertala.ac.id/
https://smansatukubu.sch.id/
https://smapgrikasihan.sch.id/
https://smapasundan2cianjur.sch.id/
https://smapgribalaraja.sch.id/
https://smaparisada.sch.id/
https://smapgri6banjarmasin.sch.id/
https://smapasundan.sch.id/
SlotPoker188
Molen77