BeritaHukumNasional

KPK Ungkap Modus Bupati Rejang Lebong Tulis Kode untuk Menangkan Kontraktor dalam Tender Proyek

183
×

KPK Ungkap Modus Bupati Rejang Lebong Tulis Kode untuk Menangkan Kontraktor dalam Tender Proyek

Sebarkan artikel ini
Sumber foto : Detik.com
Sumber foto : Detik.com
Example 468x60

Memberarea.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik korupsi dalam pengadaan proyek di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, diduga meminta sejumlah uang kepada kontraktor sebagai imbalan untuk memenangkan tender proyek.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa besaran fee yang diminta berkisar antara 10 hingga 15 persen dari nilai proyek.

Example 300x600

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu (11/3/2026). Kasus ini bermula ketika pemerintah daerah merencanakan sejumlah proyek pembangunan pada awal tahun 2026.

Pengaturan Tender Proyek di Dinas PUPRPKP

Proyek Infrastruktur Senilai Rp 91 Miliar

Menurut KPK, proyek yang menjadi objek perkara berada di lingkungan Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong. Total anggaran dari berbagai proyek tersebut mencapai sekitar Rp 91,13 miliar.

Dalam prosesnya, Fikri diduga mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas PUPRPKP, Hary Eko Purnomo, serta seorang orang kepercayaannya bernama B Daditama.

Pertemuan tersebut diduga membahas strategi pengaturan pemenang tender proyek sekaligus menentukan besaran fee yang harus disetorkan oleh para kontraktor.

Modus Penulisan Kode Inisial Kontraktor

Daftar Rekanan Ditandai dengan Huruf

Dalam praktiknya, KPK menemukan adanya metode khusus yang digunakan untuk menentukan pemenang proyek.

Fikri diduga menuliskan kode huruf berupa inisial kontraktor yang dipilih untuk mengerjakan paket proyek tertentu. Catatan tersebut dibuat dalam dokumen rekap pekerjaan fisik proyek.

Setelah itu, dokumen yang berisi kode tersebut dikirimkan kepada pihak tertentu melalui pesan aplikasi WhatsApp sebagai panduan pengaturan tender.

Cara ini diduga digunakan untuk memastikan kontraktor yang telah menyetor fee mendapatkan proyek yang diinginkan.

Dugaan Penyerahan Uang Secara Bertahap

Tiga Penyerahan Dana dari Kontraktor

KPK mengungkap adanya beberapa transaksi penyerahan uang kepada Bupati Rejang Lebong melalui perantara. Beberapa di antaranya adalah:

  1. 26 Februari 2026Edi Manggala dari CV Manggala Utama menyerahkan Rp 330 juta melalui Hary Eko Purnomo. Dana ini berkaitan dengan proyek pembangunan jalur pedestrian, drainase, dan fasilitas olahraga dengan nilai sekitar Rp 9,8 miliar.

  2. 6 Maret 2026Irsyad Satria Budiman dari PT Statika Mitra Sarana menyerahkan Rp 400 juta melalui seorang ASN di dinas terkait. Uang tersebut terkait proyek pembangunan jalan senilai Rp 3 miliar.

  3. 6 Maret 2026Youki Yusdiantoro dari CV Alpagker Abadi memberikan Rp 250 juta melalui ASN lainnya. Dana itu terkait proyek penataan kawasan stadion sepak bola dengan nilai sekitar Rp 11 miliar.

Selain transaksi tersebut, KPK juga menemukan dugaan penerimaan dana tambahan sekitar Rp 775 juta.

Jika digabungkan, total uang yang diduga diterima mencapai sekitar Rp 1,7 miliar.

KPK Tetapkan Lima Orang sebagai Tersangka

Dua Pejabat Daerah dan Tiga Pihak Swasta

Dalam perkara ini, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu:

  • Muhammad Fikri Thobari – Bupati Rejang Lebong periode 2025–2030

  • Hary Eko Purnomo – Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong

  • Irsyad Satria Budiman – pihak swasta dari PT Statika Mitra Sarana

  • Edi Manggala – pihak swasta dari CV Manggala Utama

  • Youki Yusdiantoro – pihak swasta dari CV Alpagker Abadi

Fikri dan Hary dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terkait penerimaan suap dan gratifikasi.

Sementara tiga pihak swasta yang diduga memberikan suap dikenakan pasal dalam ketentuan pidana yang berkaitan dengan praktik korupsi.

KPK Duga Praktik Fee Proyek Terjadi Berulang

KPK menduga praktik permintaan fee proyek ini bukan hanya terjadi sekali, tetapi dilakukan berulang kali dalam berbagai proyek pemerintah daerah.

Lembaga antirasuah tersebut masih terus mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


myslot188
SlotPoker188
slot depo 10k
SlotPoker188
Myslot188
ovobet188
Myslot188
https://seents.co.uk/about/
https://sttkb.ac.id/motivasi-pelayanan/
https://www.benesserenow.it/benessere/
https://webet188group.fit/
https://www.pmbstkippgripapua.ac.id/
webet188tiga
webet188dua
sbobiru
agenbola855
inibet188
https://stmikglobal.ac.id/
https://batikfilosofia.com/
bolaonline188
https://ulfbiotech.com/
Slot 10k
Begal Bandot
Mybet188
Comfortbet
https://stiewilwatikta.ac.id/
https://akjms.ac.id/
https://akpar-patria.ac.id/
https://susu.co.id/
https://ateka.ac.id/
https://stiednj.ac.id/
https://akbidwkm.ac.id/
https://aas.ac.id/
https://stakpais.ac.id/
https://stienusa.ac.id/
https://bahananews.id/
https://tnews.id/
https://sttmitra.ac.id/
https://smaaljihad-jakut.sch.id/
https://akbid-palapa.ac.id/
https://aceadvent.id/
https://binkas.id/
https://staipaduka.ac.id/
https://cikonde-desa.id/
https://gamblegrid.id/
https://toyotacibinong.id/
https://giztech.id/
https://memberarea.id/
https://nextgenindonesia.id/
https://spectrom.co.id/
https://lapangan.co.id/
https://bungabunga.co.id/
https://institutabdullahsaid.ac.id/
https://uogp.ac.id/
https://penabulusamudrawiyata.ac.id/
https://appertala.ac.id/
https://smansatukubu.sch.id/
https://smapgrikasihan.sch.id/
https://smapasundan2cianjur.sch.id/
https://smapgribalaraja.sch.id/
https://smaparisada.sch.id/
https://smapgri6banjarmasin.sch.id/
https://smapasundan.sch.id/
SlotPoker188
Molen77